Disepanjang perjalan pulang, rinmi masih  teringat perkataan ryeowook tadi.

“Satu lagi, jangan menemuiku lagi ”

Kata-kata itu yang berputar dipikiran rinmi. Sampai dia dia tidak sadar sudah tiba diparkiran kalau eunhyuk membuyarkan lamunannya.

“Chagi, bagaimana? Sudah bertemu dengannya?”tanya eunhyuk

“Eh,, hmm sudah oppa,”jawab rinmi langsung merubah raut wajahnya

“Bagaimana keadaannya?”tanya eunhyuk

“Sepertinya sudah baikan oppa.”jawab rinmi

“Apa dia terlihat marah padamu?”tanya eunhyuk lagi

“Ehh itu.. aa ani. Dia terlihat senang saat bertemu denganku oppa,”jawab rinmi bohong

“Benar? Kau tidak bohong?”kata eunhyuk memastikan

“Ne oppa. Aku tidak bohong.”jawab rinmi, kali ini dengan sebuah senyuman. Senyuman yang dipaksakan. Rinmi tidak ingin eunhyuk khawatir tentang apa yang sebenarnya terjadi.

“Yasudah, sekarang kau mau kemana?”tanya eunhyuk

“Kita makan dulu ya. setelah itu kita pulang.”jawab rinmi

“Ke dormmu?”

“Bukan ke rumah temanku saja.”jawab rinmi

“Kenapa kesana? Kenapa tidak ke dormmu saja?”tanya eunhyuk heran

“Tidak aku masih ingin disana. Tapi aku mohon jangan ada yang tau aku disana ya,”pinta rinmi

“Wae?”

“Sudahlah, ayo makan. Aku lapar.”ajak rinmi

Eunhyuk tidak bisa memaksa pada rinmi. Akhirnya dia menuruti apa yang rinmi minta.. mereka pun segera pergi ke sebuah restoran untuk makan siang. Saat dimobil rinmi hanya melamun. Dia masih memikirkan kata-kata ryeowook tadi.

“Sepertinya aku memang sudah melukai hati ryeowook oppa, tapi aku tidak menyangka akan sampai seperti ini. Dan juga bagaimana dia tau hubunganku dengan eunhyuk oppa?”rinmi masih bingung dengan situasi yang ada. Eunhyuk yang melihatnya pun segera membuyarkan lamunan kekasihnya itu.

“Chagi?”tanya eunhyuk seraya menggenggam tangan rinmi

“Eh ne oppa?”tanya rinmi kaget

“Waeyo? Kau sakit?”tanya eunhyuk

“Ani oppa.”jawab rinmi

“Kenapa melamun dari tadi?”

“Gwaenchana oppa,” jawab rinmi

Tiba-tiba eunhyuk menepikan mobilnya. Rinmi terlihat bingung kenapa eunhyuk berhenti tiba-tiba.

“Chagi, jangan bohong ada apa sebenarnya?”tanya eunhyuk

“Benar oppa. Tidak ada apa-apa. Nan gwaenchana.”jawab rinmi

Eunhyuk mendekatkan dirinya ke rinmi. kini jarak mereka bisa dikatakan sangat dekat. Melihat rinmi yang sedikit takut eunhyuk menjauhkan kembali wajahnya dari wajah rinmi. Eunhyuk hanya mengecup kening rinmi singkat. Rinmi perlahan membuka matanya dan melihat eunhyuk sudah kembali ke posisinya semula.

“Aku tidak akan melakukannya,”kata eunhyuk

“Oppa,”rinmi tidak bisa bicara

“Aku tidak ingin menyentuhmu lebih. Ingat aku ingin menjagamu.”jawab eunhyuk

“Tapi kau pernah melakukan itu dengan yeojamu yang dulu?”tanya rinmi

“Iya. Pernah karena mereka itu wanita yang mudah untuk dipermainkan. Tapi padamu, aku tidak akan melakukaknnya.”kata eunhyuk menatap rinmi dengan penuh cinta

“Mwo?? mempermainkannya??” tanya rinmi kaget

“Tunggu dulu. Sekarang aku mulai berubah saat aku bertemu denganmu. Aku yakin kau berbeda dengan wanita yang lain. Aku bisa melihat itu dari matamu. Terlebih kau tidak membuka secara terang-terangan lekuk tubuhmu itu. Dan kau memakai kerudung, terlihat ada aura yang berbeda dari dirimu. Ya walaupun aku ini yadong, tapi  aku tak tau kenapa aku merasa sangat nyaman saat bersamamu. Karena itu aku bertekad untuk tidak pernah mempermainkanmu ”jelas eunhyuk agar rinmi tidak salah paham

Rinmi hanya diam. “Apa benar yang dikatakan eunhyuk? apa dia tidak akan memepermainkanku?”pikir rinmi

“Chagi, chagi.”kata eunhyuk sambil melambai-lambaikan tangannya dihadapan rinmi

“Ne?”

“Kenapa diam? Kau tidak percaya padaku?”tanya eunhyuk

“Apa kau benar-benar mencintaiku? Kau tidak akan mempermainkanku?”tanya rinmi

“Aku sangat mencintaimu dan aku tidak akan pernah mempermainkanmu. Izinkan aku untuk membuktikannya padamu.”jelas eunhyuk

“Tak perlu. Biar aku yang menilainya sendiri.”jawab rinmi

“Baiklah,”kata eunhyuk seraya memeluk kekasihnya itu

“Saranghae chagiya,”kata eunhyuk

“Nado saranghae oppa.”jawab rinmi

“Ayo kita pergi makan sekarang.”kata eunhyuk melepas pelukannya

“Ne, kajja. Aku lapar.”jawab rinmi senang

“Aku akan berusaha mencintaimu lebih lee hyuk jae,”batin rinmi sambil mengamati eunhyuk

“Hayooo kenapa melihatku seperti itu. Terpesona ya melihatku?”ledek eunhyuk

“Aa ani. Siapa yang terpesona melihat cowok jelek sepertimu ini?” jawab rinmi cepat

“Walau jelek tapi suka kan?”canda eunhyuk lagi

“Hmm.iya.”jawab rinmi yang tersipu

“Yasudah, ayo kita pergi.”kata rinmi sedikit salah tingkah

Mereka pun melanjutkan perjalanan, tetapi saat diperjalanan mereka hanya diam. Tidak ada obrolan apa pun diantara mereka. Rinmi yang masih tersipu karena mencium eunhyuk dan eunhyuk yang masih kaget karena dicium oleh rinmi.

“Eh,, hmm chagi. Kita makan disini saja yuk?”kata eunhyuk memecah keheningan

“Hmm baiklah. Kajja.”katanya

Saat ingin memasuki restoran, rinmi pun mencoba menggandeng tangan eunhyuk. sontak eunhyuk kaget. Tetapi kemudian dia mulai terbiasa.

“Silakan tuan.”kata seorang pelayan ramah

“Terima kasih.”jawab kami

“Silakan di lihat menunya tuan, nyonya.”

“Hmm kau mau apa?”tanya eunhyuk

“Aku samakan saja denganmu.”kata rinmi

“Baiklah. Aku pesan yang biasa saja 2 ya,”kata eunhyuk pada pelayan itu

“Baik tuan,”jawabnya dan pergi

“Kau sudah sering kesini?”tanya rinmi

“Iya kalau aku sedang ingin sendiri aku pasti kesini.”jawab eunhyuk

“Enakkan tempatnya?”lanjutnya

“Hmm ne. kau pintar memilih tempat.”ucap rinmi senang.

“Hehehe, aku senang kau suka.”jawab eunhyuk

“Hmm ne.”jawab rinmi. Lalu mereka pun diam satu dengan lain. Bingung karena obrolan apa yang ingin mereka bicaraka.

“Eunhyuk oppa, terima kasih kau sudah mau mencintaiku.”kata rinmi memecah keheningan

“Ne, aku juga berterima kasih kau mau menerima cintaku.”jawab eunhyuk sambil memegang tangan rinmi

“Kau tau? Mungkin sekarang aku adalah laki-laki paling bahagia di dunia.”ucap eunhyuk

“Waeyo?”tanya rinmi

“Karena aku bisa mendapatkanmu. Mendapatkan cintamu. Kau tau mendapatkanmu itu perlu perjuangan. Jadi aku tidak akan pernah menyerahkanmu begitu saja pada orang lain.”jawab eunhyuk

“ Gomawo chagiya.”kata rinmi pelan

“Mwo? Apa yang kau katakana tadi? Coba katakana sekali lagi.”kata eunhyuk antusias

“Tidak ada siaran ulang.”jawab rinmi

“Ayolah chagi. Ulangi sekali lagi.”rengek eunhyuk

“Gomawo chagiya.”kata rinmi dengan penekanan di kata “chagiya”

Eunhyuk terlihat sangat senang. Baru kali ini rinmi memanggilnya seperti itu.

“Sering-seringlah mengucapkannya.”pinta eunhyuk

Rinmi hanya tersenyum. Tak berapa lama kemudian makanan mereka pun datang.

“Sialakn tuan, nyonya.”kata pelayan itu ramah

“Terima kasih.”jawab keduanya

Mereka pun makan dalam diam. Hanya sesekali mereka ngobrol satu dengan yang lain.

“Bagaimana makanannya?”tanya eunhyuk disela-sela makan mereka

“Enak oppa.”jawab rinmi

“Kenapa panggil oppa, aku maunya chagi.”rengek eunhyuk seperti seorang anak yang tidak ituruti kemauannya

“Aku hanya mengatakannya disaat-saat tertentu saja.”jawab rinmi tenang sambil melanjutkan makannya

Eunhyuk hanya manyun mendengarnya. Rinmi yang melihatnya hanya bisa tertawa.

“Sudahlah lanjutkan saja makanmu. Abis ini akan kuajak kau kesuatu tempat.”kata rinmi

“Jinjja? Baiklah kalau gitu.”jawab eunhyuk senang.

Mereka pun segera menyelesaikan makan dan setelah itu bergegas menuju tempat yang dimaksud rinmi.

“Sebenarnya kau mau mengajakku kemana sih?”tanya eunhyuk bingung

“Nanti kau juga akan tau.”jawab rinmi

“Kita ke incheon?”tanya eunhyuk lagi

“Ne. sudah jangan bawel. Ikuti saja,”kata rinmi sedikit kesal

Eunhyuk pun hanya bisa pasrah. Dia hanya bisa menuruti kemauan yeojachingunya itu saja.

“Stop disini oppa.”kata rinmi

“Kenapa disini?”tanya eunhyuk bingung

“Sudah ikut saja, kita jalan kesana.”Kata rinmi sambil menunjuk sebuah bukit

“Bukit? Kau mengajakku kebukit?”kata eunhyuk

“Banyak tanya sekali sih kau ini. Kalau tidak mau ikut yasudah.”kata rinmi dan langsung berlari ke bukit itu

“EEH, jankamman! Aku ikut chagi.”kata eunhyuk sambil lari menyamai rinmi

“SAMPAAII!” kata rinmi senang saat mereka sampai dipuncak bukit

“Ah hosh hosh aku capek.”jawab eunhyuk yang masih kelelahan karena berlari tadi

“Ah ngeluh aja sih dari tadi. Nah coba kau sekarang dongakan kepalamu.”kata rinmi

Saat eunhyuk mendongakkan kepalanya dia sangat takjub melihat pemandangan yang ada di depannya. Dari atas sana dia bisa melihat sebuah danau yang sangat indah. Disektarnya ada sebuah pulau kecil yang banyak terlihat monyet-monyet.

“WAW! Ini keren banget chagi. Tapi kenapa isinya monyet semua? Kau sengaja ya mau meledekku?”kata eunhyuk sambil berpura-pura cemberut

“Hahaha ani. Aku hanya ingin mengajakmu kesini karena disini tenang. Aku suka disini.”jawab rinmi tanapa melepas pandangan dari danau itu

“Kau tau tempat ini dari mana?”tanya eunhyuk yang bingung karena rinmi belum lama di incheon

“Dari temanku. Yang saat ini aku menginap dirumahnya.”jawab rinmi

“Kau suka?”tanya rinmi

“Ne aku suka. Gomawo chagi.”jawan eunhyuk sambil memeluk rinmi dari belakang dan meletakkan dagunya di bahu rinmi

“Hmm ne,”jawab rinmi

Saat mereka sedang bersenang-senang, di rumah sakit ryeowook masih kesal dengan kejadian tadi.

“Untuk apa dia datang menjengukku? Apa dia tak tau bagaimana perasaanku saat ini?”marah ryeowook

“Aku belum bisa menerima ini semua. Aku belum bisa untuk bertemu kalian!!”pekik ryeowook dari dalam kamar. Bersamaan dengan itu ternyata ada seseorang yang berada diidepan pintu kamar ryeowook. dia mendengar semua apa yang dikatakan ryeowook tadi.

“Ternyata dia datang,”gumamnya sambil mengepal kedua tangannya.

Setelah meredamkan emosinya, akhirnya orang itu masuk ke kamar ryeowook.

“Wookie-ah!”sapanya

“Yesung hyung!! kerjaanmu sudah selesai?”tanya ryeowook senang

“Ne, setelah selesai aku segera kesini.”jawab yesung senang

“Kenapa tidak pulang dulu hyung. Istirahatlah dulu dirumah, kau terlihat sangat lelah.”kata ryeowook khawatir

“Ani, aku baik-baik saja.”jawab yesung

“Oh ya sebelum aku masuk aku mendengarmu sedang marah-marah. Waeyo?”tanya yesung

“Ah, tidak apa-apa hyung.”jawab ryeowook

“Mulai lagi! Mau bohong lagi padaku HAH?” kata yesung kesal

“Ceritakan apa yang terjadi”lanjut yesung

“Rinmi datang kesini hyung,”jawab ryeowook malas

“Benar dugaanku.”batin yesung

“Hyung?”tanya ryeowook

“Eh, ya?” jawab yesung

“Kenapa kau jadi melamun?”

“Ani. Oh ya ini aku bawakan makanan. Kau sudah makan?”tanya yesung mengalihkan pembicaraan

“Sudah. Tapi makanannya gak enak.”gerutu ryeowook

“Yasudah kalau sudah makan. Aku makan dulu ya,”kata yesung

“Kau beli apa?”tanya ryeowook yang penasaran

“Ramyun.”jawab yesung

“MAUUUUUU.”pekik ryeowook

“Gak boleh! Kau masih sakit,”tolak yesung

“Hyuuuuuung, kau baik deh. Boleh ya? sedikiiiit aja.” Rayu ryeowook

“ANI. Aku tidak akan termakan oleh rayuanmu itu,”kata yesung tidak peduli

“Pelit.”kata ryeowook kesal

“YAK! Kalau kau makan yang begini kapan sembuhnya???”omel yesung

“Kan sedikit hyung. Aku malas makanan rumah sakit.”rengek ryeowook

“Siapa suruh sakit. Cepatlah sembuh nanti aku belikan yang banyak.”jawab yesung sambil memakan ramyunnya

“Jinjja?? Kau janji ya?”

“Ne. sudahlah berisik aku mau makan.”jawab yesung

“Ne hyungku yang baiik.”kata ryeowook

Yesung tidak merespon. Dia sedang asik dengan makannya. Tapi dihatinya dia senang ryeowook sudah mulai ceria lagi.

Ryeowook sedang asik bermain handphonennya. Saat itu juga, leeteuk dan member yang lainnya datang. Tapi ada beberapa orang yang ikut bersama mereka.

“Ryeowook-ah!”katanya saat sampai dikamar ryeowook

“Hyuung, kalian datang lagi.”jawab ryeowook senang.

“Oh ya tebak siapa yang kami bawa?”kata heechul sok misterius

“Nugu?”tanya ryeowook

“Masuklah,”kata leeteuk memberikan tanda pada orang-orang itu

Ketika mereka masuk…

“KIBUM-AH! KANGIN HYUUUNG! HANKYUNG HYUUUNG!”teriak ryeowook senang

“Annyeong ryeowook-ah”jawab mereka bertiga

“Jeongmal bogosipheo,”kata ryeowook sambil memeluk mereka bertiga

“Nado ryeowook-ah,”jawab ketiganya

“Kenapa baru datang saat aku sakit seperti ini?”kata ryeowook

“Mianhae. Kami gak maksud datang pada saat seperti ini.”jawab hankyung

“Ne, mianhae. Sudah lama aku ingin datang, tapi belum ada waktunya.”jawab kibum

“Aku pun baru dapat libur sekarang.”kata kangin

“Tidak apa. Yang penting kalian datang. Inilah super junior.”kata ryeowook senang

“Tapi mana eunhyuk?”tanya donghae yang melihat sekeliling tapi tidak menemukan couplenya itu

“Gak tau, aku yang datang duluan.”jawab yesung

“Katanya dia mau kesini duluan. Dia sudah kesini ryeowook-ah?”tanya donghae

“Ani hyung.”jawab ryeowook

“Kemana sih dia. Akan aku coba telpon dia.”kata donghae dan segera keluar uuntuk menelpon eunhyuk

*TUUUT TUUUT*

“Wae donghae-ah?”jawab eunhyuk

“Neo eodiga?”tanya donghae

“Aku sedang ada urusan. Wae?”

“Katanya kau mau datang ke rumah sakit. Sudah gak ada jadwal malah gak datang.”kata donghae

“Palli wa! Ada yang terjadi disini. 15 menit kau tidak datang kau akan menyesal.”ancam donghae lalu memutus sambungannya

“Yeoboseyo? Yeoboseyo? Ada apa sih sebenarnya”kata eunhyuk sedikit kesal

“Wae oppa?”tanya  rinmi

“Donghae nelpon. Katanya ada sesuatu di rumah sakit. Kalau aku tidak datang aku akan menyesal.”jawabnya

“Jangan-jangan ada sesuatu yang terjadi dengan ryeowook oppa. Cepatlah kesana oppa.”kata rinmi cemas

“Tapi kau..”

“Sudah turunkan aku di perbatasan saja.”jawab rinmi

“Yasudah ayo.”ajak eunhyuk

Mereka pun turun dan segera pergi ke rumah sakit. Eunhyuk membawa mobilnya dengan keepatan tinggi. Terlihat wajah rinmi yang sudah ketakuan. Dia sudah tidak bisa bicara lagi. Hanya bisa berdoa, pikirnya.

Setelah menurunkan rinmi eunhyuk segera melesat menuju rumah sakit. Setengah jam kemudian eunhyuk pun sampai dan segera menuju kamar ryeowook. ketika tiba di depan pintu, eunhyuk melihat ada 3 orang yang sepertinya dia kenal.

“Eunhyuk-ah!”teriak senang donghae saat melihat eunhyuk yang berada di depan pintu

Sontak ketiga orang tadi menengok. Eunhyuk pun terpaku di tempatnya. Dia tidak percaya dengan apa yang ada didepannya. Dua hyungnya dan seorang dongsaeng yang sangat dia rindukan.

“Kibum-ah? Kangin hyung? Hankyung hyung?”tanya eunhyuk yang ragu

“Eunhyuk-ah.”jawab mereka sambil tersenyum

Tanpa ba bi bu lagi eunhyuk langsung memeluk hyung dan dongsaengnya itu.

“Bogosipheo hyung, bummie, jeongmal bogosipheo.”kata eunhyuk sambil terisak

“Kau ini belum berubah masih aja cengeng seperti dulu.”ledek kangin

“Hyuung..”jawab eunhyuk yang masih terisak

“Ne, nado bogosipheo hyuk-ah.”jawab kangin sambil memelukknya diikuti oleh hankyung dan kibum

“Sudah sudah… kangin-ah, hankyung-ah, kibum-ah. Kalian akan menginap disini kan?”tanya leeteuk

“Ne hyuung. Untuk beberapa hari. Soalnya aku hanya mendapat libur seminggu.”jawab kangin

“Aku juga hyung”jawab hankyung dan kibum berbarengan

Mereka terlihat senang dengan ucapan kangin, hankyung dan kibum barusan. Terlebih heechul yang sudah sangat merindukan couplenya itu.

“Nanti kita akan tidur bersama lagi hankyung-ah.”kata heechul senang

“Kau ini hyung, seperti seorang istri yang sudah lama ditinggal suami,”canda kyuhyun

“YAK! Cho kyuhyun! Neo jinjja!!”kata heechul yang sudah geram dengan kyuhyun

“Hhaha sudah-sudah. Ya chullie kita sekamar lagi ya.”jawab hankyung

“HAAA HANCHUL COUPLE IS BACK!”teriak heechul senang

“SSSSSSTTTTT jangan teriak-teriak.”kata seorang suster yang lewat

“Upps! Jwiseonghamnida.”kata heechul

“Kau ini, jangan buat onar kenapa sih.”omel leeteuk

“Mian, aku hanya terlalu senang.”jawab heechul

“Lampiaskan itu di dorm saja.”kata leeteuk

“Pastinya.”kata heechul yang sangat bersemangat. Yang lain hanya bisa tertawa.

“Sepertinya aku memang tidak bisa untuk tidak bertemu dengan dia kalau aku masih 1 dorm dengannya. Tapi aku senang bisa melihat Super Junior ber 13 lagi layaknya seperti dulu. Walaupun hanya beberapa hari.”batin ryeowook

“Sedang melamun apa?”tanya yesung

“Aku senang bisa berkumpul seperti ini lagi hyung. Super Junior dengan 13 member.”jawab ryeowook

“Ne, aku juga senang. Akhirnya kita dapat berkumpul ber13 lagi walaupun Cuma sebentar.”jawab yesung

Suasana dikamar ryeowook saat ini memancarkan aura kebahagiaan, terasa begitu hangat. Saat-saat seperti ini lah yang sudah lama hilang. Berkumpulnya super junior dengan 13 membernya.  Melepas kerinduan terhadap keluarga meraka.

Saat sedang melepas rindu satu dengan lain, dokter pun datang untuk memeriksa lagi keadaan ryeowook. mereka pun segera diam dan mendengarkan.

“Ryeowook-ssi sepertinya keadaanmu sudah jauh lebih baik dari tadi pagi. Kalau begini terus besok kau sudah bisa pulang”terang dokter itu

“Jeongmalyo?”tanya yesung senang

“Ne, terus buat ryeowook-ssi senang seperti ini, itu membatunya untuk segera pulih,”jawab dokter itu

“Ne kamsahamnida euisa-nim.”jawab mereka senang

“Kamsahamnida,”kata ryeowook

“Cheonmaneyo,”jawab dokter itu dan keluar dari kamar ryeowook.

“WOOKIE-AH! Akhirnya kau keluar dari sini,”kata yesung sambil memeluk yesung

“Ne hyung, aku juga senang. Gomawo udah buat aku jadi lebih baik.”jawab ryeowook sambil membalas pelukannya.

“Ehem,”leeteuk berdeham

“Eh mian hyung. Berkat kalian juga pastinya. Gomawo,”kata ryeowook

“Hahaha ne gwaenchana. Yang penting kau sudah lebih baik.”jawab heechul

“Kalau begitu bagaiamana kalau malam ini kita semua nginep disini?”usul yesung

“YA! yesung-ah neo babo-ya! bagaiamana bisa kita semua nginep disini, emank muat? ?”heechul ngomel dan menjitak kepala yesung

“Appo hyung,”jawab yesung sambil mengelus kepalanya

“Sudah, gak disini gak didorm berantem mulu. Hari ini yang menjaga ryeowook donghae, sungmin, kyuhyun dan eunhyuk.”kata leeteuk. mereka hanya mengangguk setuju kecuali eunhyuk.

“Kau gak setuju hyuk-ah?”tanya leeteuk

“Aah bukan gitu hyung, tapii..”belum selesai leeteuk segera memotong ucapan eunhyuk

“Sudah, ini keputusanku. Besok pagi kami semua akan datang kesini menjemputmu ryeowook-ah.”ucap leeteuk

“Ne hyung.”jawab eunhyuk

“Kenapa dia harus ikut sih?”batin ryeowook kesal

“Aduh bagaimana ini? Aku malas bearntem dengan ryeowook sekarang ini,”batin eunhyuk.

“Yasudah kami pulang dulu ya,”kata leeteuk

“Ne hyung, hati-hati ya,”jawab sungmin

“Ne, annyeong.”kata mereka sambil keluar

“Annyeong,”jawab kami

“Semoga tidak terjadi apa-apa dengan mereka,”batin yesung saat perjalanan pulang

“Kau kenapa yesung-ah?”tanya hankyung

“Ani, aku hanya lelah saja.”jawab yesung

“Oh begitu, nanti kau langsung istirahat saja.”ucap hankyung

“Ne,”jawab yesung

Sementara di kamar ryeowook..

“Aku mau beli makanan dulu ya,”kata sungmin

“Aku ikut hyung,”kata kyuhyun

“Tumben mau ikut, yaudah ayo. Ryeowook-ah, donghae-ah, eunhyuk-ah kami pergi dulu ya,”kata sungmin seraya meneganakan peralatan menyamarnya

“Ne hyung, cepat kembali,”kata eunhyuk

“Ne,”jawabnya dan keluar bersama kyuhyun

“Oh ya eunhyuk-ah, aku juga lupa aku mau keluar sebentar aku mau beli sesuatu,”kata donghae setelah sungmin pergi beberapa saat lalu

“Kenapa tadi gak nitip aja ke sungmin hyung?”protes eunhyuk

“Mian, aku lupa.”katanya sambil bersiap-siap

“Sms saja dia,”kata eunhyuk

“Gak usah, biar aku pergi saja. Sudah ya, aku titip ryeowook,”kata donghae

“Ryeowook-ah, aku pergi dulu ya,”kata donghae ke ryeowook

“Mau kemana hyung? Aku sama siapa?”tanya ryeowook

“Ada eunhyuk kok. Sebentar aja.”jawab donghae

“Hmm,”jawab ryeowook malas

“Kenapa harus berdua dengannya siiih? Ya tuhan, tidak bisakah kau membiarkan aku tenang sedikit tanpa melihat darinya”umpat ryeowook dalam hati

Suasana dikamar ryeowook mendadak hening. Tak ada obrolan diantara mereka. Hanya terdengar bunyi handphone eunhyuk yang sering berdering. Ryeowook tau itu pasti dari rinmi. Lama kelamaan ryeowook pun geram.

“Bisa tidak hpmu itu di silent. Kau sangat mengganggu. Kalau tidak niat untuk menjagaku yasudah pulang saja, gampang kan?”kata ryeowook ketus

“Mian, tapi bisakah kau jaga sedikit bicaramu ryeowook-ah? Aku ini hyungmu.”kata eunhyuk menahan emosi.

“Ani. sudahlah. Aku malas berdebat denganmu. Sekarang terserah kau mau melakukan apa, tapi kalau ingin disini tolong jangan sampai menggangguku. Aku mau tidur,”ucap ryeowook dingin lalu mengambil posisi untuk segera tidur

Eunhyuk hanya diam. Didalam hatinya dia ingin sekali membentak ryeowook saat ini juga, tapi dia tau kalau dia melakukan itu akan menambah buruk keadaan ryeowook. alhasil eunhyuk hanya bisa diam saja. Dia pun segera mengsilent handphonenya takut rinmi sms lagi.

“Untung kau sedang sakit, kalau tidak habis kau,”batin eunhyuk

Tiba-tiba rinmi menelpon. Eunhyuk pun segera menerimanya.

“Yeoboseyo rinmi-ya.”kata eunhyuk pelan. Takut membangunkan ryeowook

“Yeoboseyo oppa, kau sedang apa?”tanya rinmi

“Aku sedang menjaga ryeowook sekarang,”jawab eunhyuk

Bagaimana keadaannya oppa?”

“Sudah lebih baik,”

“Baguslah, aku senang mendengarnya.”

“Kau sedang apa?”tanya eunhyuk

“Aku sedang dikamar oppa, kau sudah makan?”tanya rinmi

“Belum sedang menunggu sungmin hyung pulang. Dia lagi beli makan. Kau sendiri udah makan?”tanya eunhyuk

“Sudah oppa, yasudah nanti aku telp lagi ya oppa, gak enak sama ryeowook oppa.”kata rinmi

“Ne annyeong chagi”kata eunhyuk sambil mentup telponnya

Saat itu ternyata ryeowook belum tidur. Dia mendengar semua obrolan eunhyuk tadi. tangannya sudah mengepal saking kesalnya. Dia masih belum bisa menerima kenyataan bahwa rinmi telah memilih eunhyuk. ryeowook masih dikuasai oleh emosinya saat ini.

“Ya tuhan tolong aku, kalau begini terus aku tidak kuat,”batin ryeowook

“Ryeowook-ah aku mau bicara denganmu,”ucap eunhyuk. Ryeowook segera menutup matanya seakan-akan dia sudah tertidur

“Aku tau kau belum tidur. Terserah kau mau mendengarnya atau tidak. Aku tau kau sudah mengetahui hubunganku dengan rinmi. Aku pun tau kau jadi seperti ini karena kami. Tapi kumohon tolong relakan rinmi untukku. Aku gak mau kita seperti ini terus ryeowook-ah.”jelas eunhyuk

Ryeowook hanya diam. Dia bingung ingin menjawab apa. Pikiran dan hatinya saat ini sedang kacau. Apa eunhyuk tidak mengerti perasaannya sekarang ini?

“Kalau sudah selesai tolong keluar.”kata ryeowook dingin

“Tapi aku mohon mengertilah.”pinta eunhyuk

“KU BILANG KELUAR!” kali ini emosi ryeowook sudah memuncak. Dia mulai dikendalikan oleh emosinya lagi. Tidak bisa berpikir jernih. Sepertinya ryeowook butuh waktu untuk menerima ini.

“Baiklah, aku keluar. Tapi pikirkan omonganku tadi.”jawab eunhyuk seraya keluar dari kamar ryeowook.

“Kenapa begini? Ya tuhan, tolong aku mohon aku belum bisa menerima ini. Tolong tuhan jangan siksa aku seperti ini. Aku masih bisa menahan kalau tubuhku yang sakit, tapi aku terlalu lemah jika hatiku yang sakit.”isak ryeowook

“Yesung hyung, aku butuh kau hyung,”ucap ryeowook yang masih terisak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s