mianhe… jeongmal mianhae.. kelamaan ya,, aku lagi sibuk kuliah jadi belum sempet nyelesaian

 

Malam ini adalah malam yang sangat mengharukan sekaligus membahagiakan untuk semua member super junior tanpa terkecuali hangeng. 3 hari yang mereka lewati benar-benar memberikan kesan yang sangat mendalam untuk semua. Mengulang moment yang dulu pernah mereka lakukan. Dan membuka kesempatan untuk ryeowook dan eunhyuk sedikit berdamai. Walaupun belum sepenuhnya berbaikan tetapi keadaan sudah sedikit membaik dari kemarin. Selama 3 hari ini pula eunhyuk dan rinmi tidak berkomunikasi. eunhyuk terlalu senang dengan liburannya ini sampai lupa kalau ia mempunyai seorang yeoja yang 3 hari ini sudah mengkhawatirkan keadaannya.

Ketika eunhyuk sedang melamun, handphonenya berbunyi. Ternyata itu dari rinmi. eunhyuk pun segera menjawabnya.

“Yeoboseyo?”jawabku

“Oppa! Kemana saja kau 3 hari ini? Tidak memberiku kabar, tidak sms atau telpon! Aku mengkhawatirkanmu tau!”omel rinmi ketika aku menjawabnya.

“Aduh bisa tidak sih kau itu gak teriak-teriak? Telingaku sakit mendengarnya!”omelku balik

“Mian aku 3 hari ini ada acara dengan semua member. Karena hankyung hyung, kangin hyung dan kibum kemarin datang jadi kami membuat acara,”jelasku

“Tapi kan kau bisa tidak sampai lupa untuk menelponku, atau sekedar member kabar padaku.”kata rinmi

“Ne, mian aku salah. Aku minta maaf ya chagi,”pintaku

“Hmmm.” Jawab rinmi sekenanya

“Kau masih marah padaku?”tanyaku

“Ani.”jawab rinmi singkat

“Ya  kau masih marah. Sebagai permintaan maafku bagaimana kalau besok kita jalan-jalan? Aku sudah sangat merindukanmu chagi,” kataku

“Hmm kalau begitu jemput aku ditaman ya.”kata rinmi

“Aku jemput dirumah temanmu saja.”pintaku

“Gak usah. Kita ketemu di taman saja.”tolak rinmi

“Hmm geuraeyo. Sampai jumpa besok chagi,”kataku menyudahi pembicaraanya

“Ne,”jawab rinmi lalu menutup telponnya

Eunhyuk masih belum bisa tidur. Padahal malam sudah sudah semakin larut. Terlihat sekali eunhyuk sangat lelah tapi matanya masih belum mau menutup. Akhirnya eunhyuk memutuskan untuk nonton sebentar diruang tamu.

Saat sedang menonton, dia mendengar suara orang sedang mengobrol. Setelah menajamkan pendengarannya, ternyata suara itu berasal dari kamar YeWook couple. Eunhyuk semakin penasaran dengan percakapan mereka. Suara TV pun mulai dikecilkan agar ia bisa mendengarnya. Eunhyuk sedikit mendekat kearah kamar mereka. Disitu dia bisa mendengar semuanya.

“Hyung, aku sadar aku sangat egois.”kata ryeowook

“Egois kenapa?”jawab yesung

“Kau tau kan aku sangat mencintai rinmi?”tanya ryeowook

“Ne, aku tau wookie-ah. wae?” tanya yesung balik

“Kau tau juga kan sekarang eunhyuk hyung sudah memilikinya. Hatiku semakin sakit hyung kalau aku terus-menerus seperti ini. Sepertinya aku harus merelakannya hyung.”ujar ryeowook yang membuat yesung kaget

Eunhyuk yang mendengarnya pun terlihat kaget.

“Apa benar dia akan merelakannya untukku?”pikir eunhyuk. dia pun melanjutkan mendengarkan lagi.

“Ka.. kau yakin wookie-ah?”tanya yesung ragu

“Sebenarnya aku tidak akan pernah bisa melepaskannya hyung. Aku sangat mencintainya. Tapi hatiku lebih sakit kalau melihatnya bersama eunhyuk hyung. Cukup sudah aku begini kepada eunhyuk hyung. Aku tidak mau kami selalu bertengkar seperti ini yang hasilnya sudah jelas. Rinmi telah memilih eunhyuk hyung. Bukan aku.”jelas ryeowook

“Aa..aku lebih menyayangi eunhyuk hyung. Aku lebih memilih persaudaraan kita daripada masalah seperti ini. Aku dan eunhyuk hyung sudah lama mengenal satu sama lain dari pada aku mengenal rinmi. Aku sangat merindukannya. Memang awalnya aku sangat egois sekali. Tapi apa perasaan bisa dipaksakan. Kalau suatu hari nanti rinmi adalah pasanganku, kami akan bersatu.”lanjutnya

Yesung tidak dapat berkata-kata. Masih terlihat ryeowook sebenarnya berat mengatakannya tapi seperti yang dia bilang tadi dia lebih memilih hyungnya dibanding perasaannya.

“Aku yakin dia adalah jodohmu. Aku yakin kalian akan bersatu nanti. Tapi kalau kau masih mencintainya, tetaplah berusaha walaupun sekarang kemungkinannya kecil tapi kemungkinan itu masih ada wookie-ah.”ujar yesung

“Iya hyung. Sekarang aku capek sekali untuk memikirkannya. Aku ingin selalu menjaganya walaupun dia bukan sebagai pacarku setidaknya aku masih bisa menjaganya sebagai adikku.”jelas ryeowook

“Bagaimana pun aku akan selalu menjagamu. Tidak akan pernah kubiarkan airmatamu jatuh rinmi. Saranghae yeongwonhi.”batin ryeowook

Eunhyuk hanya terdiam mendengar percakapan mereka. Didalam lubuk hatinya dia juga merindukan ryeowook. Dongsaeng yang selalu menjahilinya bersama kyuhyun. Semenjak mereka bertengkar terlihat sekali perbedaan saat di dorm. Dorm terkesan sepi dari kericuhan yang biasa mereka tampilkan. Tak terasa airmata eunhyuk sudah jatuh membasahi pipinya. Dia hanya dapat terduduk di depan pintu kamar yewook. Eunhyuk menangis. mengingat sudah banyak waktu yang ia buang percuma hanya untuk bertengkar dengan ryeowook hanya karena seorang gadis. Eunhyuk bingung. Dia sangat mencintai rinmi. Tetapi dia pun tidak ingin menyakiti hati dongsaengnya itu. Akhirnya eunhyuk memutuskan untu tetap menjalin hubungan tanpa sepengetahuan ryeowook, karena dia tidak ingin ryeowook tambah sakit hati kepadanya.

Eunhyuk pun kembali ke kamarnya. Malam ini terasa sangat panjang untuknya. Mendengar percakapan yewook tadi, eunhyuk menyadari sesuatu. Persaudaraan itu lebih penting daripada apapun. Dia sudah banyak belajar dari dongsaengnya itu.

“Kau sudah semakin dewasa menghadapi hidup ryeowook-ah.”gumam eunhyuk

“Aku banyak belajar darimu. Gomawo.”lanjutnya. dia pun mulai memejamkan kedua matanya dan tertidur.

Pagi itu eunhyuk bangun dengan perasaan yang senang. Hari ini dia akan bertemu dengan kekasihnya yang sudah 3 hari ini tidak ia beri kabar. Saat bangun, ia melihat handphonennya. Ada sms dari rinmi. Eunhyuk segera membukanya.

“Annyeong oppa ^^. Sudah bangunkah? Jangan lupa janjimu ya, aku tunggu jam 10 ditaman.”

Eunhyuk membaca itu sambil tersenyum dan segera membalasnya.

“Ne aku sudah bangun chagi. Tenang aku tidak lupa. Nanti aku jemput ya. saranghae:*”

Rinmi sangat senang mendapat balasan dari eunhyuk. dia pun segera bergegas dan bersiap untuk bertemu kekasihnya itu.

Eunhyuk juga melakukan hal yang sama. Dia segera keluar dan segera menuju kamar mandi. Donghae yang melihatnya heran. “Tumben banget eunhyuk bangun tidur langsung mandi. Biasanya dia nonton TV berlama-lama sampai sarapan siap lalu sarapan kemudian pergi ke kamar lagi. Ada yang gak beres nih,”pikir donghae

“Hyuk-ah. tumben pagi-pagi sudah mandi, kau mau kemana?”tanya donghae

“Aku ada urusan pagi ini hae-ya.”jawabnya dan berlalu

“Aku sepertinya tau dia mau kemana,”ujar donghae lalu melanjutkan nonton

Ryeowook dan yesung yang baru saja bangun keluar bersamaan dari kamar. Dorm terlihat sepi pagi ini. Hanya terlihat donghae yang sedang menonton TV. Biasanya tiap pagi semua member sudah berkumpul di depan TV menunggu sarapan.

“Yang lain kemana hae-ya?”tanya yesung

“Eunhyuk di kamar mandi, kyuhyun dan sungmin aku tidak tau hyung. Sepertinya belum bangun.”jawab donghae

“Tidak biasanya mereka belum bangun, tolong bangunkan mereka hyung. Aku akan siapkan makanan.”ujar ryeowook

“Baiklah.”jawab donghae lalu bergegas membangunkan kyumin couple

Saat donghae membangunkan kyuhyun dan sungmin, ryeowook menyiapkan sarapan bersama yesung.  Beginilah rutinitas mereka setiap pagi. Ryeowook selalu menyiapkan makanan, tapi terkadang bergantian dengan yang lain. Setelah semuanya bangun dan makanan sudah siap, mereka pun segera menuju meja makan. Semua masih terlihat mengantuk, kecuali eunhyuk. Dia sudah rapi dan sepertinya sudah siap untuk pergi.

“Waa tumben sudah rapi. Kau mau kemana?”tanya yesung

“Aku ada acara pagi ini.”jawabnya

“Acara? Bukannya hari ini kita free ya?”tanya donghae

“Bukan acara pribadiku.”jawabnya lalu segera mengambil sarapan

Saat sedang sarapan sesekali mata ryeowook dan eunhyuk bertemu. Tapi kali ini ryeowook menatapnya dengan penuh sayang tanpa ada kebencian disorot mata ryeowook. Eunhyuk yang melihatnya pun sedikit tersenyum. sepertinya ryeowook sudah mulai bisa menerima kenyataan. Dan ia pun ingin memperbaiki hubunganya dengan eunhyuk.

Setelah selesai sarapan, semua member bergegas untuk mandi. Saat dikamar eunhyuk menerima pesan.

“Hyung, aku tunggu sekarang ditaman belakang.”

“Ada apa ryeowook mengsmsku?”pikir eunhyuk. tapi dia pun segera pergi ke ke taman yang dimaksud ryeowook.

Sesampainya disana, ryeowook telah menunggunya.

“Ryeowook-ah,”panggil eunhyuuk

“Oh hyung sudah datang,”jawabnya

“Ada apa menyuruhku kesini?”tanya eunhyuk

“Aku ingin bicara denganmu.”jawab ryeowook

“Bicara apa?”

“Hyung, aku akan merelakan rinmi untukmu. Aku merasa sangat egois kepadamu dan rinmi. aku baru sadar kalau cinta itu tidak dapat dipaksakan. Rinmi telah memilihmu. Aku mohon jaga dia baik-baik. Jangan sampai kau buat dia menangis. Jika aku melihatnya tak akan kubiarkan kau menyentuhnya lagi.”kata ryeowook pelan tapi sangat mengena di hati eunhyuk

“Kau serius dengan apa yang kau katakan ryeowook-ah?” tanya eunhyuk yang masih terkejut dengan perkataan ryeowook

“Iya aku serius. Kalau aku tidak bisa merelakannya aku yang akan hancur hyung. Aku sudah tidak sanggup menahan perasaanku lagi. Sudah cukup.”jawab ryeowook

“Kalau memang rinmi itu adalah jodohku, suatu hari kami akan bersatu. Tapi kalau bukan aku yakin diluar sana ada seseorang yang akan menjadi jodohku. Tapi ingat sekali kau membuatnya mengeluarkan air mata, tak akan kubiarkan kau menyentuhnya lagi. ”lanjutnya

“Baiklah kalau begitu. Jika itu maumu. Aku akan menjaga rinmi. Aku tidak akan membuatnya menangis. aku janji padamu.”jawab eunhyuk

“Aku tidak butuh perkataanmu. Aku hanya butuh perbuatanmu.”tukas ryeowook

“Aku akan buktikan padamu.”jawab eunhyuk

“Sudah, sana. Aku tau kau ada janji dengannya. Pergilah. Aku tidak mau dia menunggumu terlalu lama.”ujar ryeowook

“Baiklah aku pergi. ”kata eunhyuk lalu pergi meninggalkan ryeowook

Ryeowook hanya diam. Didalam hatinya sangat berat baginya untuk mengatakan hal tadi. Tapi jika dia tidak mengatakannya itu akan membuatnya akan lebih sakit.

“Aku hanya ingin kau bahagia.”gumam ryeowook lalu berjalan kembali ke dormnya

Ditengah perjalanan menuju taman, eunhyuk melihat seorang seseorang dipinggir jalan. sepertinya dia sedang menunggu bus. Saat eunhyuk melihatnya lekat-lekat, dia sangat terkejut.

“Dia,”gumam eunhyuk sambil kembali mengemudikan mobilnya

Diperjalanan eunhyuk masih terbayang-bayang orang tadi. Seperti mengingatkannya kepada kejadian 3 tahun lalu.

“Kenapa aku harus bertemu dengannya saat ini?”batinnya

“Sudahlah, kau sudah mempunyai rinmi sekarang eunhyuk-ah.”gumamnya. Eunhyuk pun berusaha melupakannya dan fokus untuk segera sampai di taman.

Sesampainya di taman, ternyata rinmi telah menunggu.

“Chagi,”panggil eunhyuk

“Oppa!” kata rinmi senang

“Bogosipheo chagi,”katanya seraya memeluk rinmi singkat

“Nado oppa,”jawab rinmi sambil melepaskan pelukannya

“Kau mau mengajakku kemana oppa?”tanya rinmi

“Kemana saja asal bersamamu. Aku ingin hari ini aku menghabiskan waktu bersamamu.”jawab eunhyuk

“Kalau begitu aku ada tempat yang bagus sekali. Kau mau kesana?”

“Baiklah. Kajja.”ajak eunhyuk

Mereka pun segera menuju tempat yang dimaksud rinmi. Sesampainya disana eunhyuk terkesan dengan tempat yang dimaksud rinmi. Ternyata rinmi membawa eunhyuk ke pantai yang biasanya dia datangi dengan eunmi. Mereka pun segera turun dari mobil dan segera menuju pantai.

“Pantai yang sangat indah.”ujar eunhyuk

“Iya. Kau suka?”tanya rinmi

“Iya aku suka. Tak disangka ada pantai sebagus ini di incheon. Tapi kenapa disini gak ada orang chagi?”tanya eunhyuk sambil menatap sekeliling

“Iya banyak orang yang belum tau tempat ini. Aku juga tidak tau kalau temanku tidak mengajakku kesini.”jawab rinmi

“Kau sering kesini?”tanya eunhyuk

“Iya, kalau aku ingin sendiri aku kesini. Disini sangat tenang.”ucap rinmi

“Iya kau benar. Disini sangat tenang.”jawab eunhyuk

“Oppa, apa kau mencintaiku?”tanya rinmi tiba-tiba

“Iya tentu. Aku sangat mencintaimu. Waeyo chagi?”kata eunhyuk

“Ani. Aku hanya bertanya saja.”Jawab rinmi

Tiba-tiba eunhyuk menarik rinmi ke dalam pelukannya. Rinmi sedikit menolaknya. Tapi eunhyuk lebih merapatkan pelukkannya. Rinmi hanya bisa diam.

“Aku tidak ingin kehilanganmu park rinmi.”ujar eunhyuk saat memeluk rinmi

“Ne oppa.”jawab rinmi

“Aku akan berusaha untuk menjadi namja terbaik dalam hidupmu. Aku janji.”kataya sambil melepas pelukannya

“Aku percaya oppa,”jawab rinmi

“Gomawo telah berada disisiku rinmi-ah,”ucap eunhyuk

Rinmi hanya mengangguk. Mereka pun diam satu sama lain. Hanya merasakan semilir angin yang berhembus lembut. Tak terasa hari sudah menjelang siang. Matahari sudah mencapai puncak katulistiwa. Merasa cuaca yang sudah semakin panas, rinmi mengajak eunhyuk untuk berteduh. Rinmi kembali kedalam mobil untuk mneganbil beberapa barang dan kembali ke tempat eunhyuk berada.

“Oppa, tolong bantu aku,”ujar rinmi

“Yaa, chagi. Apa yang kau lakukan? Kau kan bisa minta tolong padaku.”jawab eunhyuk yag dengan sigap segera membatu yeojanya yang terlihat kesusahan itu.

“Aku kan masih bisa oppa. Gwaenchana.”jawab rinmi

“Tapi aku ini namjamu. Aku harus selalu menjagamu.”jawab eunhyuk

“Iya aku tau, tapi kan tidak selalu oppa. Aku masih bisa mengerjakan sesuatu yang aku pikir aku bisa melakukannya sendiri.”kata rinmi meyakinkan

Eunhyuk selalu kalah jika beradu mulut dengan rinmi seperti sekarang ini. Dia pun akhirnya memilih untuk mengalah. Dia hanya bisa mengiyakan apa yang dikatakan kekasihnya itu.

“Ne. Arraseo. Aku selalu kalah kalau beradu mulut denganmu chagi”jawab eunhyuk akhirnya

Rinmi tersenyum penuh kemenangan. Dia tau kekasihnya itu pasti akan mengalah untuknya.

“Yasudah. Ayo kita makan siang dulu. Habis itu kau antarkan aku ke mesjid ya. aku mau sholat.”ujar rinmi

“Ah ne.”jawab eunhyuk

Mereka makan dengan senang. Baru kali ini eunhyuk merasakan pacaran sesungguhnya. Walaupun dulu iya sudah mempunyai banyak pacar, tapi baru dengan rinmilah eunhyuk bisa merasakan kebahagian.

Setelah selesai makan, mereka segera bergegas karena rinmi ingin melaksanakan sholat. Selesai membereskan berang-barang, mereka pun pergi.

Sesampainya di mesjid, rinmi segera turun dan bergegas melaksanakan sholat. Sementara eunhyuk hanya menunggu di mobil. Setelah selesai, rinmi segera menghampirin eunhyuk yang sedari tadi berada di mobil menunggunya sholat.

“Aaa mian oppa, aku lama”ujar rinmi seraya masuk kedalam mobil

“Ani, gwaenchana. Sekarang kita mau kemana?”tanya eunhyuk

“Hmm aku tidak tau. Kau ada usul?”tanya rinmi balik

“Hmm aku kira aku punya.”jawab eunhyuk dan segera melajukan mobilnya meninggalkan tempat itu.

Di mobil, rinmi lebih banyak diam. Eunhyuk merasa ada yang aneh dengan yeojachingunya ini.

“Chagi, ada apa? Kenapa diam saja daritadi?”tanya eunhyuk

“Ani. Nan gwaenchana oppa.”jawab rinmi singkat

“Aku tidak yakin kau baik-baik saja. Ceritakan padaku kalau kau ada masalah.”kata eunhyuk

“Benar oppa. Aku tidak apa-apa. Aku hanya sedikit mengantuk.”jawab rinmi

“Yasudah, kau tidurlah dulu. Nanti kalau sudah sampai akan kubangunkan.”ucap eunhyuk sambil mengelus kepala rinmi lembut.

“Ne oppa. Gomawo.”kata rinmi

Eunhyuk hanya tersenyum. Dia pikir rinmi lelah karena menyiapkan makanan untuk mereka tadi. Jadi dia biarkan rinmi untuk beristirahat sebentar.

Setelah beberapa lama, akhirnya mereka  tiba di tempat yang dimaksud eunhyuk. karena tidak tega melihat rinmi yang masih tertidur dengan lelap, eunhyuk hanya membiarkannya.

“Biarkan dia tidur sebentar lagi. Wajahnya masih terlihat lelah,”batin eunhyuk

Sepanjang rinmi tertidur, eunhyuk hanya memperhatikannya. Matanya, hidungnya, alisnya, semuanya. Eunhyuk sangat mencintai yeoja didepannya ini.

“Melihatmu didepanku sudah cukup bagiku. Aku hanya ingin melihatmu baik-baik saja.” Gumam eunhyuk.

Kadang eunhyuk membelai kepala rinmi yang masih tertidur. Melihat rinmi yang sedikit menggeliat, eunhyuk hanya tertawa.

“Ternyata selain cantik kau juga sangat manis chagi.”gumam eunhyuk

Rinmi mulai bangun perlahan dia mengerjap-ngerjapkan matanya. Menormalkan pikiran dan raganya. Setelah seutuhnya sadar rinmi terkejut melihat eunhyuk yang sedang memperhatikannya.

“Oo..Oppa? Apa yang sedang kau lakukan? Kenapa melihatku seperti itu?”pikir rinmi heran

“Sudah jam berapa ini?”eunhyuk tidak menjawab melainkan berbalik bertanya

Rinmi yang sadar segera melihat jam. Dia sangat terkejut melihat sudah pukul berapa sekarang.

“Omo.. Oppa, mianhae. Aku tidur terlalu lama.”ujar rinmi. Rinmi merasa sangat tidak enak kepada eunhyuk.

“Gwaenchana chagi. Aku yang sengaja tidak membangunkanmu. Aku tidak tega sepertinya kau sangat lelah.”jawab eunhyuk

“Mian oppa, akhir-akhir ini aku sedang banyak tugas. Jadi sedikit kurang tidur,”kata rinmi

“Gwaenchana. Mian aku tidak bisa menemanimu kemarin ini dan aku pun tidak memberikan kabar padamu,”kata eunhyuk menyesal

“Ani oppa. Gwaenchana. Sekarang kan kau sudah ada disini bersamaku. Rasanya penat dan lelahku hilang seketika.”kata rinmi tersenyum

“Gomawo chagi-ya.”ucap eunhyuk

“Ne oppa.”kata rinmi

Mereka sekarang berada di Taejongdae. Menyaksikan pemandangan lautan dan bebatuan yang berbentuk unik. Entah kenapa hari ini eunhyuk ingin berada di tepi laut. Dia merasa ketika menatap laut pikirannya pun menjadi segar kembali seperti laut yang luas.

“Tempat ini indah oppa.”ucap rinmi

“Kau suka?”tanya eunhyuk

“Ne, nan johahae. Neomu johahae. Gomawo.”kata rinmi senang

“Ne,”jawab eunhyuk

“Kau tau? Aku ingin kita seperti ini setiap hari. Selalu bersama.”lanjut eunhyuk

“Kita bisa oppa,”jawab rinmi sambil menatap laut

“Tapi kau kan di incheon. Lumayan jauh dari seoul chagi. Kenapa kau tidak pulang ke dormmu?”tanya eunhyuk

“Mian oppa. Untuk sekarang ini aku belum bisa pulang. Tapi nanti aku akan pulang.”jawab rinmi

“Wae? Ada masalah apa sampai kau tidak mau pulang sekarang?”tanya eunhyuk penuh selidik

“Ani, tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin lebih dekat dengan kampusku saja. Tidak ada masalah apa-apa.”jawab rinmi bohong

“Benar? Kau tidak bohong padaku kan?”kata eunhyuk meyakinkan

“Ani oppa. Kau tidak percaya padaku?”kata rinmi dengan cemberut

“Aku percaya padamu chagi. Jangan cemberut seperti itu. Wajahmu jelek. Hahaha,”kata eunhyuk sambil mencubit pipi rinmi

“YAAA! Hentikan oppa!! Sakit!”kata rinmi sambil memegangi kedua pipinya yang sekarang sudah memerah

“Kau itu menggemaskan,”kata eunhyuk santai

“Aiish kau ini. Kenapa aku bisa menyukaimu ya?”kata rinmi seolah-olah berpikir

“Mudah jawabanya. Karena aku ganteng,”jawab eunhyuk santai

“MWO??? Kau ganteng? Hahaha jangan bercanda. Kau itu jelek tau,”kata rinmi sambil tertawa

“Jelek tapi kau suka kan?”balas eunhyuk. Kali ini rinmi tidak bisa menjawab. Wajahnya sudah merah menahan malu.

“Hahahaha kenapa kau jadi terlihat seperti kepiting rebus?” goda eunhyuk

“Aaaa oppa, jangan menggodaku terus,”kata rinmi memasang wajah sebalnya

“Hahaha ne, aku tidak akan menggodamu lagi,”kata eunhyuk yang masih tertawa

“Berhenti menertawaiku oppa,”rengek rinmi

“Ne ne chagi.”kata eunhyuk

Karena capek berdebat mereka pun diam dan memandang lurus kedepan. Menikmati suasana yang menjelang petang. Melihat matahari sudah pulang keperadabannya.

“Oppa, sudah sore. Ayo kita pulang.”ajak rinmi

“Ne, kajja.”kata euhyuk seraya menggandeng tangan rinmi menuju mobilnya

Mobil itu melesat meninggalkan tempat itu. Hari sudah mulai gelap. Saat dimobil rinmi pun tertidur. Wajahnya terlihat sangat polos ketika tidur. Eunhyuk menatapnya lembut.

“Tak akan kubiarkan airmatamu jatuh walaupun hanya setetes.”batin eunhyuk

“Dan akan kutepati janjiku padamu ryeowook-ah.”lanjutnya

Saat sampai ditaman eunhyuk segera membangunkan rinmi. Sebenarnya eunhyuk ingin mengantar yeojanya itu sampai di depan rumah temannya. Tapi eunhyuk tidak tau rumahnya karena rinmi selalu menolak jika ingin diantar pulang kerumah temannya.

Rinmi yang merasa tubuhnya sedikit diguncang pun terbangun.

“Aah ternyata sudah sampai. Mian oppa aku tertidur.”kata nya yang masih mengerjap-ngerjapkan mata

“Aku antar sampai rumah temanmu saja ya chagi. Ini sudah malam. Aku takut terjadi apa-apa padamu.” Pinta eunhyuk

“Ani oppa. Nan gwaenchana.”tolak rinmi

“Kenapa kau selalu menolak permintaanku yang ini rinmi-ya?”tanya eunhyuk

“Ani oppa. Aku hanya tidak enak dengan temanku saja.”jawab rinmi

“Tapi aku tidak tenang meninggalkanmu sampai aku melihatmu sampai dirumah chagi.”kata eunhyuk

“Oppa aku ini sudah dewasa. Aku bisa jaga diri.”jawab rinmi meyakinkan

“Tapi kau ini yeoja chagi. Aku…”belum selesai eunhyuk bicara rinmi sudah menutup mulutnya dengan jarinya

“Ssstt cukup oppa. Aku tidak apa-apa. Kau tenang saja. Arra?”rinmi meyakinkan

“Baiklah. Tapi setelah sampai dirumah segera menelponku ya.”pintanya

“Arraseo oppa. Annyeong.”kata rinmi seraya keluar dari mobil

“Ne annyeong. Hati-hati.”kata eunhyuk sedikit teriak

Rinmi hanya mengangkat tangan tanda mengerti, lalu berjalan menjauh. Eunhyuk menunggu sampai sosok yeojanya itu menghilang dari pandangannya kemudian dia pun meniggalkan taman itu.

Sesampainya di dorm, eunhyuk heran karena dorm sepi hari ini. Tapi dia melihat seorang sedang berada di balkon dorm. Ryeowook.

“Sedang apa dia disana?”pikir eunhyuk

“Ryeowook-ah.”panggil eunhyuk. ryeowook pun menoleh karena merasa namanya terpanggil

“Wae hyung?”jawabnya

“Kenapa dorm sepi sekali? Yang lain kemana?”tanya eunhyuk

“Kyuhyun dan donghae hyung sedang pergi keluar. Yesung sedang kedokter hewan. katanya ddangkoma sakit. Dan sungmin hyung ke kantor di panggil manager.”jawabnya

“Dan kau sendiri?”

“Aku hanya bosan. Makanya aku disini.”jawab ryeowook sambil menyeruput coklat panasnya

“Oh ya kau ingin coklat panas?”tawar ryeowook

“Hmm boleh.”jawab eunhyuk

“Kalau begitu mandilah. Akan kubuatkan untukmu.”jawab ryeowook

“Baiklah. Gomawo ryeowook-ah.”kata eunhyuk seraya masuk ke kamarnya

“Ne.”jawab ryeowook

Saat ini keadaan ryeowook dan eunhyuk membaik, walau masih terasa kecanggungan diantara mereka.  Tapi keduanya berusaha untuk menjadi seperti dulu lagi sebelum mereka menjadi renggang.

Saat eunhyuk keluar dari kamarnya, ryeowook sedang berada di ruang TV dengan 2 gelas coklat panas dihadapannya. Eunhyuk pun segera menghampiri dan duduk disampingnya.

“Oh sudah selesai. Ini coklatnya,”ujar ryeowook sambil memberikan secangkir coklat panas

“Gomawo,”jawab eunhyuk seraya menyeruput coklatnya

Mereka terdiam untuk beberapa saat. Sampai akhirnya eunhyuk membuka pembicaraan.

“Ryeowook-ah,”panggil eunhyuk

“Hmm,”jawab ryeowook tanpa mengalihkan pandangan dari TV

“Aku minta maaf,”katanya

“Untuk apa?”jawab ryeowook

“Untuk yang kemarin.”

“Kemarin? Yang mana?”

“Masalah kita. Aku minta maaf karena aku terlalu menekanmu. Aku tidak tau kalau sampai masuk rumah sakit karena aku.”jelas eunhyuk

“Bukan salahmu. Jangan sok tau. Itu kesalahanku sendiri.”ucap ryeowook yang tetap memandang acara TV-nya. Hanya matanya yang tertuju pada TV itu, tapi pikirannya tidak.

“Tapi aku juga terlibat ryeowook-ah.”kata eunhyuk

“Terserah kau saja. Aku sudah tidak ingin membahas yang kemarin. “jawab ryeowoook

Eunhyuk hanya diam menanggapinya. Dalam pikirannya dia merasa ryeowook masih marah terhadapnya. Tetapi sikapnya sudah baik kepada eunhyuk. sebenarnya eunhyuk sangat ingin hubungannya dengan ryeowook kembali seperti semula. Tapi dia bisa mengerti bangaimana sakit hatinya ryeowook dengan perlakuan yang eunhyuk berikan pada ryeowook dan kenyataan bahwa eunhyuk sudah berpacaran dengan rinmi. Ryeowook masih butuh waktu untuk menerima semua dan mengembalikan keadaan seperti semula. Eunhyuk akan terus bersabar karena dia tau kalau ryeowook seperti ini juga karena dirinya.

“Aku ingin keluar. Kau ingin ikut?”tawar eunhyuk

“Tidak. Aku mau disini.”tolak ryeowook

“Hmm geurae. Aku pergi dulu.”kata eunhyuk

Tanpa menjawab ryeowook pun kembali ke kamarnya. Eunhyuk yang melihat itu hanya bisa pasrah.

“Bogosipheo ryeowook-ah. Jeongmal bogosipheo. Aku rindu dongsaengku.”batin eunhyuk seraya keluar dari dorm

Ryeowook hanya melamun menatap kota seoul dari jendelanya. Tatapannya kosong. Kepalanya dipenuhi pikiran. Pikiran tentang rinmi dan tentang eunhyuk.

“Dalam lubuk hatiku, aku sangat merindukanmu hyung. Sangat merindukanmu. Tapi setiap aku melihatmu selalu terbayang wajah wanita itu. Wanita yang sangat aku cintai tapi kini sudah menjadi milikmu.”gumam ryeowook

Hatinya sepi ditengah keramaian kota seoul yang indah. Hanya karena seorang wanita kehidupan ryeowook bisa berubah 180 derajat. Yesung orang terdekat ryeowook pun menyadarinya. Ryeowook tidak seceria dulu sebelum ada kenyataan ini. Walaupun sekarang hubungannya dengan eunhyuk berangsur membaik, tapi tetap saja ryeowook masih belum bisa menerima seutuhnya. Memaksakan terlihat baik tapi sebenarnya jiwanya masih sedikit tergucang.

“Aku memang harus merelakanmu untuknya.”gumam ryeowook

“Sudahlah wookie-ah. Jangan seperti ini terus,”ujar yesung yang ternyata sudah pulang sejak tadi.

“Eh kau hyung. Sudah pulang?”tanya ryeowook mengalihkan pembicaraan

“Hmm. Jadilah pria tegar wookie-ah. jangan hanya karena seorang wanita kau jadi seperti ini.”jelas yesung seraya meninggalkan ryeowook dengan pikirannya

“Benar kata yesung hyung. Aku ini pria. Tapi kenapa aku terlalu lemah. Kau lelaki bodoh kim ryeowook!”bentak ryeowook pada dirinya sendiri

“Aku akan berusaha untuk bangkit. Aku akan buktikan kalau aku tidak akan jatuh lagi hanya karena cinta.”lanjutnya

Dibalik pintu ternyata yesung melihatnya.

“Berhasil.”ujarnya lalu kembali kedalam kamar.

Malam itu ryeowook banyak mengabiskan waktu menatap keluar jendela. Entah apa yang dilihatnya. Hanya lampu-lampu dan jalanan yang macet di tengah kota seoul yang ramai. Tapi tidak dapat mewakilkan hatinya. Perasaan yang masih mendalam masih dia rasakan. Keinginan yang kuat mulai membantunya untuk bangkit dari keterpurukan. Dia harus terus bersemangat. Dia tidak ingin selalu membuat hyungnya khawatir dengan keadaannya. Terlebih yesung. Dia sangat tau bagaimana perasaan yesung pada dirinya. Apalagi saat melihatnya terbaring dirumah sakit waktu itu.

“Mianhae hyung. Jeongmal mianhae. Aku selalu membuatmu cemas. Aku dongsaeng yang buruk untukmu,”gumam ryeowook

“Tak ada yang perlu dimaafkan wookie-ah. Melihatmu ingin bangkit kembali sudah cukup untukku. Aku hanya ingin melihatmu seperti dulu,”ucap yesung yang tepat mengagetkan ryeowook

“Ah hyung. Kau disini. Kau mendengar semuanya?”tanya ryeowook

Yesung hanya mengangguk.

“Bantu aku sekali hyung,”pinta ryeowook

“Tenang saja. Aku pasti akan membantumu,”kata yesung sambil menepuk pundak ryeowook. Memberikan semangat untuknya.

“Gomawo hyung. Kau benar-benar yang terbaik dari yang terbaik,”jawab ryeowook

“Hahaha kau berlebihan. Sudah. Ayo kita tidur. Sudah malam. Kau tidak ingin kan ada kantung mata diwajahmu?” ledek yesung

“Haha tentu hyung. Ayo kita tidur,”ajak ryeowook

Mereka pun segera menuju tempat tidur dan segera tidur. Sementara itu, eunhyuk sedang duduk di taman di belakang dorm mereka.

“Malam yang indah,” gumam eunhyuk

“Eunhyuk-ah,”panggil seseorang

Eunhyuk pun menoleh mencari sumber suara. Dan dia mendapati seseorang berjalan mendekatinya.

“Oh donghae-ah. Kenapa kesini?”tanya eunhyuk

“Memangnya ada larangan aku kesini?” jawab donghae

“Tidak ada. Duduklah,”kata eunhyuk

Donghae pun segera duduk disamping eunhyuk. Mereka pun terdiam. Tidak ada topik yang ingin dibicarakan. Hanya menatap lurus kedepan. Beberapa lama terdiam, donghae pun memulai pembicaraan.

“Seharian ini kau bersama rinmi?”tanya donghae

“Hmm.. Wae?”kata eunhyuk

“Ani. Aku hanya bertanya,”jawab donghae

“Donghae-ah. Aku boleh minta tolong?”tanya eunhyuk

“Minta tolong apa?”

“Aku tidak tau dimana rumah teman rinmi. Kau mau mencarikannya untukku?”tanya eunhyuk

“Selama ini rinmi tinggal di rumah temannya? Dan kau tidak tau? Kau tidak mengantarnya sampai rumah?”tanya donghae bingung

“Dia selalu menolak kalau aku menawarkan untuk mengantarnya pulang. Alasannya dia tidak enak dengan temannya itu,”jawab eunhyuk

“Siapa nama temannya?”tanya donghae lagi

“Molla. Dia tidak pernah mengatakannya padaku,”jawab eunhyuk

“Kau ini bagaimana. Pacar tinggal dimana saja kau tidak tau. Bahkan teman-temannya kau juga tidak tau? Jadi apa yang kau ketahui tentang rinmi?”ucap donghae sedikit kesal

“Ayolah hae-ya. Bantu aku ya,”kata eunhyuk memohon

“Hmm baiklah. Aku akan membantumu. Kau atur rencananya saja. Aku ikut.”kata donghae akhirnya

“Jadi begini. Besok aku ingin mengajaknya pergi, nah ketika kami ingin pulang aku akan memberitaumu. Kau datanglah ke taman yang ada di incheon.”terang eunhyuk

“Mwo? Incheon? Itu kan lumayan jauh dari sini. Rinmi tinggal disana?”kata donghae terkejut

“Hmm begitulah. Jadi ok ya?”kata eunhyuk

“Baiklah,”jawab donghae

“Ingat jangan lupa kau jangan sampai ketahuan,”ujar eunhyuk

“Iyaaaa arraseo. Kau tenang saja,”jawab donghae meyakinkan

“Gomawo hae-ya. Kau sahabat yang terbaik.”kata eunhyuk

“Ne, cheonmaneyo.”jawab donghae

“Yasudah. Ayo kita kembali. Ini sudah larut malam. Cuaca juga sudah semakin dingin.”ajak donghae

“Baiklah, ayo”jawab eunhyuk

Mereka pun kembali ke dorm dan segera pergi tidur.

Pagi ini awal yang baru untuk ryeowook. Dia merasa seperti terlahir kembali.

“Pagi yang baru, awal yang baru.. KIM RYEOWOOK FIGHTING!!” ryeowook memberikan semangat pada dirinya.

Ryeowook keluar dari kamar dan siap untuk membuatkan sarapan untuk member yang lain. Melihat ryeowook yang sudah kembali ceria, yesung merasa lebih tenang.

“Dia telah kembali. Dongsaengku telah kembali,”batin yesung

“Waaa wooki-ah kau kelihatan senang sekali hari ini,”ujar sungmin

“Iya hyung. Aku sekarang sudah kembali sebagai ryeowook yang dulu,”kata ryeowook bersemangat

“Wah bagus kalau begitu. Aku senang mendengarnya,”kata sungmin

Ryeowook hanya tersenyum dan melanjutkan memasaknya. Eunhyuk yang masih terlelap terbangun karena mencium aroma yang sangat harum.

“Emmm siapa yang memasak ini? harum sekali,”ujarnya sambil mengerjap-ngerjapkan mata.

Eunhyuk segera keluar dan mencari tau siapa yang sedang memasak. Ketika dia sampai di dapur, ternyata ryeowooklah yang sedang memasak.

“Memangnya hari ini ada acara special ryeowook-ah?”tanya eunhyuk

“Ani hyung. Aku kan memang selalu membuatkan sarapan,”jawab ryeowook

“Tapi ini berbeda. Hmm sudahlah. Cepat selesaikan ya perutku sudah minta diisi hahaha,” ujar eunhyuk

“Siap hyung,”jawab ryeowook bersemangat

Eunyuk kembali ke ruang TV dan bertanya pada yesung tentang keadaan ryeowook.

“Hyung, ada yang terjadi dengan ryeowook?”tanya eunhyuk

“Ani. Dia baik-baik saja. Wae?”jawab yesung yang sedikit heran melihat wajah eunhyuk yang terlihat bingung

“Dia terlihat berbeda hari ini,”ucap eunhyuk yang masih terlihat bingung

“Dia sudah kembali menjadi Kim Ryeowook yang dulu,”jawab sungmin

“Maksudnya?” tanya eunhyuk

“Iya dia sudah mulai bangkit dari keterpurukannya kemarin. Kita harus mendukungnya agar dia tidak sedih lagi,”jelas sungmin

“Oh geurae. Arraseo. Aku juga akan membantunya,” kata eunhyuk

“Jangan kau sakiti dia lagi hyuk-ah,” ucap yesung

“Hmm ne hyung,” jawab eunhyuk

“Makanan siaaaap,” teriak ryeowook dari ruang makan

“Ayo makaaan,” kata yesung senang

“Akhirnya selesai juga, aku lapar,”kata eunhyuk sambil memegangi perutnya yang sudah minta diisi.

“Ayo, ayo mari kita makan,” kata ryeowook senang

“Kyuhyun mana?” tanya yesung

“Sepertinya di kamar hyung,” jawab sungmin

“Tolong panggilkan dia sungmin-ah,” pinta yesung

“Ne hyung,”jawab sungmin dan segera memanggil kyuhyun.

Setelah semuanya berkumpul, mereka pun segera sarapan. Walaupun makanan yang dimasak ryeowook adalah makanan yang biasa tetapi rasanya yang ditimbulkannya berbeda. Mungkin benar apa kata pepatah, “Segala sesuatu yang kita kerjakan dengan senang hati pasti akan membuahkan hasil yang baik pula.”

Mereka sarapan dengan tenang. Setelah sarapan, eunhyuk segera mengatur kembali rencana yang diaturnya semalam bersama donghae. Eunhyuk segera menyuruh donghae datang ke kamarnya.

To: Ikan

“Hae-ya, cepat ke kamarku sekarang.”

Donghae yang sedang asik menonton TV tiba-tiba merasakan handphonenya bergetar. ketika dilihat ternyata pesan dari eunhyuk.

“Untuk apa aku ke kamarnya?” pikir donghae dan membalas pesan eunhyuk

To : Monyet

“Tunggu sebentar, aku kesana.”

Donghae segera turun dan menuju dorm eunhyuk.

*TOK TOK TOK*

“Masuk,”kata eunhyuk

“Eh kau, cepat masuk,” lanjut eunhyuk ketika melihat siapa yang datang

“Kenapa menyuruhku kesini?”tanya donghae

“Aku tidak jadi mengajaknya pergi pagi ini. mungkin nanti sore. Kau sekalian ikut bersamaku saja,” ujar eunhyuk

“Ikut denganmu? Nanti aku ketahuan,” jawab donghae

“Ani, kau akan kuturunkan tidak jauh dari tempatku dan rinmi akan bertemu. Nanti setelah kami selesai, kau baru mengikutinya,” jelas eunhyuk

“Oh ne arra arra,” jawab donghae

“Yasudah, sekitar jam 4 sore aku mau bertemu dengannya,” ucap eunhyuk

“Hmm ok. Sekarang kau mau ngapain?”tanya dongahe

“Molla, kau sendiri?” tanya eunhyuk balik

“Sama. Aku juga tidak ada rencana untuk pergi hari ini,” jawab donghae

“Bagaimana kalau kita keluar?” tawar eunhyuk

“Hmm boleh juga, tapi mau kemana?” jawab donghae

“Jalan-jalan saja. Kan sudah lama kita tidak jalan-jalan berdua,” kata eunhyuk

“Baiklah. Sebentar lagi ya, aku mau ambil penyamaran,” kata donghae

“Ok. 15 menit lagi kita berangkat,” ujar eunhyuk

“Ok,” kata donghae seraya kembali ke kamarnya.

Setelah selesai merapikan diri, eunhyuk dan donghae pun segera pergi. Ditengah perjalanan, tiba-tiba eunhyuk menghentikan mobilnya mendadak.

“Wae hyuk-ah?” tanya donghae bingung

“Aa.. Ani. Mian hae-ya,” jawab eunhyuk

“Kalau begitu aku saja yang bawa,” kata donghae

“Ah, lebih baik kita berhenti dulu sebentar dari pada kau yang bawa,” jawab eunhyuk

Donghae hanya sedikit cemberut mendengar jawaban eunhyuk. Tapi dia pikir lebih baik memang berhenti dari pada dia yang bawa mobilnya.

Eunhyuk masih terdiam. Pikirannya masih tertuju pada kejadian tadi.

“Kenapa aku bertemu dengannya lagi?”

“Kenapa disaat seperti ini? Kenapa saat aku sudah bersama rinmi?”

“Hyuk-ah?” panggil donghae. Namun eunhyuk tidak menjawab

“Hyuk-ah?” panggil donghae lagi. Tetapi eunhyuk masih tidak menjawab.

“YA!! LEE HYUK JAE!” kata donghae yang habis kesabaran karena menyadarkan eunhyuk dari lamunannya

“Aah ne, wae?” tanya eunhyuk polos

“Kau ini. Kenapa sih?” tanya donghae yang akhirnya emosi melihat keadaan eunhyuk

“Ani. Gwaenchana,” jawab eunhyuk

“Mwo? Gwaenchana? Apanya yang baik-baik saja? Melamun gak jelas, kalau memang kau sedang ada masalah yasudah kita pulang saja,” ujar donghae

“Ani. Nan gwaenchana hae-ya. Ayo kita pergi lagi,” kata eunhyuk

“Ya ayo! Dari tadi ngelamun terus,” kata donghae yang masih kesal

“Sudahlah. Mian hae-ya,” kata enhyuk

“Yasudah ayo jalan,” kata donghae.

Meraka pun melanjutkan perjalanan. Tetapi eunhyuk masih berpikir tentang kejadian tadi.

“Aku harus melupakannya. Sadar hyuk jae. Kau sudah punya rinmi sekarang. Dan kau sudah berjanji tidak akan membuatnya menangis,” pikir eunhyuk

Sementara itu,

“Kita sudah bertemu untuk yang kedua kalinya hyuk jae. Tapi kenapa setiap melihatku kau selalu terkejut?” katanya sambil tersenyum aneh. Senyumannya menkiaskan kekecewaan dan kebencian yang mendalam.

 

Kamsahamnida,,, di tunggu RCL nya yaa ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s