“Teuki-ah, apa kau pikir hari ini mereka aneh?”tanya heechul ketika dijalan menuju dormnya

“Hmm. Aku juga merasa begitu. Aku pikir kita agak merenggang ya. mereka tidak terbuka seperti dulu.”leeteuk tampak sedih

“Sudahlah jangan dipikirkan. Mungkin ini masalah pribadi mereka yang mereka ingin kita tidak ikut khawatir akannya.”kata heechul menenangkan

“Aku harap begitu.”kata leeteuk. Heechul hanya menanggapinya dalam diam

“Aku tau kau khawatir teuki. Aku juga sama.”kata heechul dalam hati

Keesokan harinya..

“Ayo semua sudah kumpulkan?”tanya leeteuk

“Tunggu sebentar hyung, ryeowook dan eunhyuk masih diatas.”kata yesung

“Kau susul mereka yesung-ah. Kita harus buru-buru.”kata leeteuk

“Ne.”jawab yesung langsung pergi

Ketika yesung hendak membuka pintu dorm mereka, dia mendengar percakapan antara ryeowook dan eunhyuk.

“Bagaimana? Kau masih ingin bersaing denganku?”tanya eunhyuk

“Tentu hyung. Aku akan terus mempertahankan cintaku sampai akhirnya rinmi yang memutuskan.”jawab ryeowook mantap

“Aku juga tidak akan menyerah mempertahankan cintaku. Aku akan buktikan kalau dia adalah milikku.”kata eunhyuk keras

“Lihat saja nanti.”jawab ryeowook tak mau kalah

Yesung yang mendengar ini segera melerai mereka dengan segera membuka pintu dorm. Mereka pun kaget dan terlihat salah tingkah.

“Sedang apa kalian disini? Ayo cepat.”kata yesung

“Hyuu hyung.. Aah, ne kami kesana sekarang.”jawab mereka sedikit gugup takut kalau yesung mendengar ucapan mereka tadi

Eunhyuk dan ryeowook segera keluar dari dorm. Yesung mengunci pintu dan segera menyusul mereka. Eunhyuk berjalan lebih cepat dan terlihat tergesa-gesa, meninggalkan ryeowook di belakang. Yesung datang lalu mengelus kepala dan pundak ryeowook tanpa melihatnya dan berlalu pergi. Dia melakukakan itu untuk menenangkan ryeowook.

“Ternyata kau mendengarnya hyung.”kata ryeowook pelan

“Yesung hyuung! Tunggu aku.”kata ryeowook sambil mengejar yesung yang tadi mendahuluinya

“Ne. kajja,”yesung sambil tersenyum

“Gomawo.”kata ryeowook

Yesung hanya tersenyum.

Sesampainya dibawah leeteuk segera menyuruh mereka ke mobil dan segera berangkat ke bandara. Sesampainya di bandara mereka segera melakukan regestrasi dan segera take off ke jepang. Sementara itu di dorm, rinmi siap untuk pergi.

“Ok! Aku siap untuk pergi!”rinmi segera keluar membawa barang-barangnya dan pergi ke tempat temannya.

Sebelum rinmi pergi,  dia meminta customer servis untuk mengatakan pada tuan lee bahwa dia akan pergi kerumah temannya didekat kampusnya untuk beberapa minggu dengan alasan ada kelas pagi dalam beberapa minggu ini, agar tuan lee tidak bingung saat eomma menanyakan kabarku disana. Rinmi pun bilang jika ada orang selain tuan lee yang menanyakan keberadaannya bilang saja tidak tahu. Karena rinmi yakin eunhyuk dan ryeowook akan mencarinya jika mereka tau rinmi tidak ada di dormnya.

“Aku harap mereka tidak mencariku.”batin rinmi

Saat dalam perjalanan, tiba-tiba rinmi teringat pada eunhyuk. rinmi merasa bersalah atas perlakuannya terhadap eunhyuk.

“Sebenarnya dia tidak punya salah padaku, tapi kenapa aku ingin sekali menjauhinya?”pikir rinmi

Tanpa sadar rinmi mengeluarkan handphonenya dan mengetik pesan yang ingin ditujukan pada eunhyuk. namun kemudian dia menyadarinya dan segera mengurungkannya.

“Ada apa denganku ini? Kenapa aku jadi memikirnya terus. Rinmi-a ayolaaah kau ini kenapa?”gumamku

Disaat yang sama eunhyuk pun sedang memikirkan rinmi.

“Sedang apa dia ya? aku khawatir dengannya. Hmm besok setelah fansmeeting aku akan berbelanja sedikit oleh-oleh untuknya. Ya itung-itung sebagai permintaan maafku.”kata eunhyuk

“Hei sedang apa kau bergumam sendiri.”kata donghae yang tiba-tiba datang

“Eh, donghae-ah. Bikin kaget saja. Tidak apa-apa. Aku hanya sedang melihat pemandangan ini saja. Indah sekali.”jawab eunhyu

“Iya memang indah.”lanjut donghae

Lalu mereka terdiam satu dengan lain. Sibuk dalam pikiran masing-masing. Tak lama pesawat yang mereka tumpangi akhirnya landing. Dan mereka pun segera turun menuju bis yang telah disiapkan. Ketika sampai di bis mereka segera melepas lelah ketika di pesawat tadi.

“AAH pinggangku pegaaaaal.”kata heechul sambil merenggangkan pinggangnya

“Iyaa aku juga.”kata sungmin ikut-ikutan

“Hmm aku lapar. Bagaimana kalau kita cari makan dulu.”usul donghae

“Aku setuju. Aku juga lapar.”jawab shindong

“Kau kan memang selalu lapar hyung.”kata kyuhyun enteng

*PLETAAAK*

“Aduh sakiit hyuung!”kata kyuhyun meringis

“Itu bagus untukmu kyu.”kata shindong enteng

“Sudah sudah ribut aja sih. Gimana teuki hyung? Kita makan dulu ya. aku tau restoran yang enak ”kata siwon

“Baiklan kita makan dulu, abis itu kita langsung ke hotel untuk istirahat.”jawab leeteuk

Mereka pun segera menuju sebuah restoran untuk makan siang. Restoran yang mereka pilih adalah restoran bernuansa tradisional tetapi masih memiliki unsur modern idalamnya.

“Waa bagus sekali tempat ini.”kata yesung takjub

“Iya ini benar-benar bagus. Pintar sekali kau memilih tempat siwonie.”kata heechul

“Haha iya aku sering kesini dulu bersama keluargaku. Karena aku tau disini enak jadi aku ajak kalian kesini.”jawab siwon

“Suatu saat aku akan membawamu kesini rinmi,”batin ryeowook dan eunhyuk bersamaan

“Yasudah jangan banyak bicara lagi. Ayo kita masuk.”ajak kyuhyun yang sudah tidak sabar.

Mereka pun segera masuk dan memesan makanan. Mereka duduk bersama couplenya masing-masing. Yewook, kyumin, eunhae. Leeteuk hanya bisa tersenyum melihat tingkah dongsaeng-dongsaengnya ini. Yewook duduk berhadapan dengan eunhae dan bersebelahan dengan kyumin. Tiba-tiba kyuhyun berteriak..

“Waaa kita KRY duduk bersampingan hahahaha.”kata kyuhyun seperti anak kecil

“YA! norak sekali kau ini! Diamlah sedikit! Tiba-tiba berteriak seperti itu.”omel sungmin

“Biarkan saja. Haha”kata kyuhyun sambil tertawa

“Iiish magnae satu ini. Kalau saja kau bukan member sudah ku hajar kau!”kata heechul

“Wee galak sekali kau hyung. Calm down. Tenanglah. Mian aku buat keributan.”kata kyuhyun cengengesan

Makanan pun datang disaat yang tepat. Heechul mnegurungkan niatnya untuk membalas kyuhyun. Dia lebih tertarik untuk segera makan. Karena perutnya sudah minta diisi sejak tadi.

“Baiklah mari kita makan.”ajak shindong

“Ayoo aku sudah lapar.”kata heechul

“Selamat makan semua.”kata leeteuk

Mereka pun makan dengan tenang. Sesekali ada candaan diantara mereka. Namun tidak semua member menikmati itu. Eunhyuk makan dalam diam. Suatu saat mata ryeowook dan eunhyuk bertemu. Terkesan seperti ada dendam diantara mereka. Itu tergambar jelas di wajah eunhyuk. ryeowook segera memalingkan wajahnya dari eunhyuk.

“Kenapa dia? Kenapa dia selalu menatapku dengan penuh kebencian seperti itu? Tidak pernah kulihat dia seperti itu.”batin ryeowook

“Semakin aku sering melihatmu. Kebencianku terhadapmu semakin dalam kim ryeowook.”batin eunhyuk

“Permisi aku mau ketoilet dulu.”kata eunhyuk

“Ne, cepat kembali.”jawab donghae

Ketika sampai di toilet..

“AAARGH! Aku tidak tahan kalau selalu di dekatnya! Rasanya aku ingin memukulnya hingga dia menyerah!”bentak eunhyuk sambil meninju dinding

“Sekarang aku benar-benar benci padamu KIM RYEOWOOK! AAARGH!” eunhyuk melampiaskan kemarahannya

Seketika itu amarahnya sedikit mereda. Dia pun segera merapikan wajah dan bajunya lalu kembali ke meja makan.

“Lama sekali kau. Ayo cepat habiskan makanmu. Kami sudah selesai.”kata donghae

“Ah mian donghae-ah. Tunggu sebentar. Aku tinggal sedikit lagi.”jawab eunhyuk sambil melanjutkan makannya.

Setelah selesai mereka pun segera pergi ke hotel tempat mereka menginap. Seperti biasa mereka mendapat kamar bersama dengan couplenya masing-masing, leeteuk dengan heechul dan siwon dengan shindong. Mereka segera menuju kamar mereka masing-masing untuk segera istirahat.

 

Di kamar EUNHAE..

“Hyuk-ah, kau ingin mandi duluan atau aku?”tanya donghae

“Kau duluan saja, aku malas.”jawab eunhyuk yang sudah hampir tertidur

“Ih jorok sekali kau ini. Bagaimana bisa ya aku ini jadi couplemu.”kata dongahe

“Hmm.”tanggap eunhyuk

Donghae hanya bisa menggeleng-geleng melihat couplenya itu. Dia pun segera mandi dan pergi tidur.

Di kamar YEWOOK..

“Hyuuung.. bisa tolong ambilkan handuk di dalam tasku?”pinta ryeowook

“Ya ampun, kau ini mandi tapi lupa bawa handuk. Di tas yang mana?”tanya yesung

“Yang tas biru hyung. Tolong ambilkan.”

“Ne, jankkaman.”kata yesung

Ketika sedang mencari handuk, tiba-tiba yesung menemukan sebuah foto. Foto ryeowook dan eunhyuk saat berada di paris waktu itu. Dan ternyata ada tulisan dibaliknya.

Aku rindu padamu hyung. Aku tidak ingin kita perang dingin seperti ini.

“Ternyata belum selesai.”gumam yesung

“Hyuuuung, mana handuknya?”ryeowook membuyarkan lamunan yesung.

Yesung segera menaruh foto ditempatnya semula dan memberikan handuk pada ryeowook.

“Lama sekali hyung, aku sudah kedinginan. Sesulit itu kan menemukannya?”kata ryeowook sedikit menggigil

“Lagian salah sendiri. Mandi lupa bawa handuk. Cepat pakai pakaianmu. Nanti kau sakit.”kata yesung

“Ne. gomawo hyung.”jawab ryeowook sambil terkekeh.

Yesung hanya tertawa melihatnya. Tetapi didalam hatinya dia merasa sedih melihat dongsaengnya itu.

“Kau berusaha membohongiku lagi dengan berpura-pura bahagia di depanku wookie-ah. Tapi aku bukan orang yang mudah untuk kau bohongi. Tenang saja aku akan membantumu.”batin yesung

Ketika ryeowook keluar dari kamar mandi, dia melihat yesung sudah tertidur dikasurnya.

“Hyung, gomawo sudah menjagaku selama ini. Aku berhutang banyak padamu.”gumam ryeowook lalu segera menuju tempat tidurnya

Sementara itu, rinmi akhirnya sampai dirumah temannya..

“Annyeonghaseyo ajumma,”sapa rinmi pada seorang yang di panggilnya ajumma

“Ah rinmi-ah, kau sudah sampai. Ayo masuk, eunmi sudah menunggumu, kau langsung ke kamarnya saja ya.”kata wanita itu

“Ah ne kamsahamnida ajumma,”kataku seraya pergi menuju kamar eunmi. Oh ya aku belum memperkenalkan eunmi pada kalian. Eunmi adalah teman pertamaku dikampus. Dia sangat baik padaku. Eunmi lah yang mengajakku berkeliling kampus dan melatih bahasa koreaku. Karena itulah kami pun menjadi teman baik sampai sekarang.

“EUNMIIII!”teriak rinmi ketika sampai di depan pintu kamar eunmi

“RINMII!”balasnya senang

“Akhirnya kau datang, ayo masuk kau akan tidur bersamaku disini.”lanjut eunmi

Rinmi segera masuk dan membereskan barang-barangnya.

“Rinmi, rencananya berapa lama kau akan tinggal disini?”tanya eunmi tiba-tiba

“Waeyo? Kau keberatan aku disini? Yasudah baiklah aku pulang saja.”jawab rinmi

“Aa aniyo. Bukan begitu. Maksudku kalau kau mau kau bisa tinggal disini selama yang kau mau. Aku senang sekali. Kau kan tau kau ini anak tunggal dan terkadang ibuku pun harus pergi ke seoul untuk mengunjungi ayahku. Jadi aku sangat senang kau bisa disini untuk waktu yang lama.”terang eunmi

“Oh geurae. Aku juga senang bisa menemanimu disini. Aku juga sendirian di seoul.”kata rinmi

“Bagaimana kalau kau tinggal disini saja rinmi?”tanya eunmi

“Hmm aku tidak bisa, karena dormku itu milik teman appaku. Jadi aku harus disana agar appaku bisa memantauku.”jelas rinmi

“Oh gitu, baiklah.”eunmi sedikit kecewa

“Hei jangan seperti itu, kalau kau mau kau bisa menginap di tempatku. Aku akan senang sekali.”tawar rinmi

“Aa geurae? Aku mau.”jawab eunmi senang

“Datanglah kapan pun kau mau.”kata rinmi

“Ne.” jawab eunmi

“Hmm kau mau berjalan-jalan? Disini ada tempat yang bagus loh,”lanjut eunmi

“Boleh juga. Kaja.”ajak rinmi

Mereka pun pergi ke sebuah pantai. Pantainya masih bersih. Airnya pun masih jernih. Dari pinggir pantai pun kita sudah dapat melihat ikan-ikan kecil yang lucu.

“Ini indah sekali. Tapi mengapa tidak ada orang yang kesini?”tanya rinmi bingung

“Daerah ini banyak orang yang belum tau. Hanya orang disekitar sini saja yang tau. Kau suka?”

“Iya aku suka. Ini pantai yang sangat indah.”jawabku

“Aku ingin pergi kesini lagi. Tapi tidak sendiri. Aku ingin pergi denganmu lee hyuk jae.”gumamku.

Tersadar kembali, kutarik kembali kata-kataku tadi. Kegalauan menyerbu hatiku. “

“Kenapa aku selalu teringat dengan eunhyuk? apa karena aku masih merasa bersalah kepadanya?”batinku

“Hei kenapa melamun?”eunmi membuyarkan lamunanku

“Eh ani. Gwaenchana. Kapan-kapan aku mau mengajak eomma dan appaku kesini. Pasti mereka senang.”kataku senang

“Ide bagus itu. Nanti aku akan menjadi tour guide kalian ya,”candanya

“Baiklah hahaha.”

Kami pun pulang karena hari sudah menjelang sore dan cuaca sudah sedikit munusuk tulang. setelah sampai di rumah, kami segera pergi untuk mandi dan siap makan malam bersama.

Ketika makan malam,

“Bagaimana makanannya rinmi-ah?”tanya ibunya eunmi

“Aaa mashita ajumma,”jawabku senang

“Jangan panggil aku ajumma, panggil aku eomma ya.”katanya lembut

“Aa ne, eomma.”jawabku sedikit canggung

“Hahha biasakanlah ya, aku senang seperti mempunyai dua orang anak perempuan.”katanya senang

“Ne.”kataku lalu melanjutkan makanku

Selesai makan, eunmi mengajakku ke kamar. Dia banyak bercerita tentang keluarganya. sebenarnya dia bukanlah seorang anak tunggal. Dulu dia mempunyai seorang adik perempuan yang sangat manis. Tetapi sayang umurnya tidak panjang. Penyakit kanker otak yang dideritanya tidak dapat membuatnya bertahan. Kulihat airmata eunmi jatuh dipipinya. Aku pun memeluknya. Aku tenangkan dia. Ternyata dibalik keceriannya dia menyimpan kisah sedih seperti ini. Aku segera mengganti topik pembicaraan kami agar eunmi tidak larut dalam kesedihannya. Ketika sedang bercerita tentang kuliah kami eunmi memberikan sebuah buku. Aku terkejut melihat buku itu.

“CINTA 2 HATI”

“Ah buku itu,”kataku terkerjut

“Kau pernah baca?”tanyanya

“Ti tidak. Hanya pernah melihat punya seseorang.”jawabku pelan

“Buku itu sama seperti buku yang dibaca oleh ryeowook oppa,”batinku. Tanpa sadar air mataku jatuh. Eunmi yang melihatnya pun terkejut.

“Neo, gwaenchana?”tanyanya

“Ah, ne nan gwaenchana.”jawabku sambil mengahapus airmataku

“Kenapa kau menangis?”tanyanya

“Ani, gwanchana.”jawabku

Eunmi tidak melanjutkannya. Dia pun segera menyimpan buku itu dan menyuruhku istirahat.

Malam itu cuaca di jepang sangat bagus. Eunhyuk berdiri di balkon kamarnya.

“Langit malam ini sangat indah, aku ingin melihat seperti ini bersama rinmi. besok setelah selesai fansmeeting aku akan membeli hadiah untuk rinmi.”kata eunhyuk

Sementara itu di kamar ryeowook pun sedang melamun di balkon kamarnya.

“Hmm cuaca yang bagus, kapan ya aku bisa menikmati malam seperti ini dengan rinmi,”katanya sambil tersenyum

“Besok setelah fansmeeting aku akan membelikan rinmi hadiah. Aku masih merasa berslah kepadanya. Apa dia masih marah kepadaku? Aku tidak boleh menyerah untuk mendapatkan cintaku. Aku harus bisa!” kata ryeowook menyemangati dirinya

Keesokan harinya, fansmeeting yang diselenggarakan berjalan sangat sukses. semua member terlihat sangat lelah tetapi ada gurat kebahagian didalamnya.

“Aaa capeknya”kata sungmin sambil merenggangkan tubuhnya

“Iyaa duduk selama dua jam rasanya pinggang dan pantatku sangat pegal,”lanjut shindong

“Aku ingin ke hotel dan tidur,”tambah siwon

“Hmm hyung aku izin untuk pergi sebentar ya, nanti aku akan langsung kembali ke hotel,”kata eunhyuk

“Kau mau kemana?”tanya leeteuk

“Aku ada perlu sebentar hyung, paling lama dua jam lagi aku kembali.”katanya sambil memakai penyamarannya

“Baiklah tapi jangan sampai kemalaman ya, besok pagi kita akan pulang.”kata leeteuk menasehati

“Baik hyung. Aku pergi dulu.”jawab eunhyuk dan pergi

Selang beberapa menit ryeowook pun meminta izin untuk pergi.

“Hyung aku juga mau izin untuk pergi,”kata ryeowook

“Kau mau kemana?”tanya leeteuk

“Ada yang harus kubeli hyung,”jawab ryeowook

“Baiklah, tapi jangan lama-lama ya.”nasihat leeteuk

“Ne hyung. Aku pergi dulu.”kata ryeowook

Ternyata yesung dan donghae memiliki pikiran yang sama. Mereka ingin mengikuti eunhyuk dan ryeowook. Mereka pun meminta izin kepada leeteuk. Ketika di perjalanan donghae bertanya pada yesung,

“Hyung, mengapa kau mengikuti ryeowook?”

“Aku khawatir”jawab yesung

“Kau tau masalah mereka?”tanya donghae

“Hmm, kau sendiri?”

“Tidak, eunhyuk tidak pernah cerita.”jawab donghae

“Lalu, mengapa kau mengikutinnya?”tanya yesung heran

“Sebenarnya…”donghae mulai bercerita

Flash back..

“Hyuk-ah.. aku senang melihat kau dan ryeowook sudah kembali akur.” Kata donghae

“Ya memang kami tidak ada apa-apa hae-ya.”jawab eunhyuk

“Jangan buat kami bingung lagi ya. aku sedih melihat kejadian seperti itu.”kata donghae

“Ne kau tenang saja. Tidak akan terjadi lagi.”eunhyuk meyakinkan donghae

“Hmm kajja kita tidur biar besok gak telat.”ajak donghae

“Hmm.”jawab eunhyuk

“Walaupun kita sedikit bersikap baik satu sama lain, aku tetap menganggapmu adalah sainganku. Lihat saja siapa yang akan menjadi pemenang terakhir.”kata eunhyuk pelan sambil menyeringai.

“Kenapa kau jadi seperti ini eunhyuk-ah? Aku akan terus mengawasimu. Aku tidak mau sesuatu terjadi dengan super junior.”batin donghae

Flashbak end..

Donghae ternyata mendengar semua yang dikatakan eunhyuk. dia pun merasa khawatir dengan apa yang akan dilakukan eunhyuk terhadap ryeowook. Tetapi donghae tidak pernah bilang kalau dia sudah tau apa yang terjadi.

“Ja jadi eunhyuk segitu bencinya terhadap wookie?”tanya yesung cemas

“Ne, aku takut eunhyuk melakukan tindakan yang aneh-aneh.”kata donghae

“Yasudah, sekarang kita berpencar aku mengikuti ryeowook dank au mengikuti eunhyuk.”usul yesung

“Baiklah, kalau ada apa-apa tolong langsung telpon aku.”kata donghae

“Baiklah.”

Mereka pun berpencar mengikuti ryeowook dan eunhyuk. mereka takut kalau ryeowook dan eunhyuk sudah janjian bertemu. Terlihat ryeowook dan eunhyuk memasuki sebuah mall. Mereka sama-sama menuju sebuah toko perhiasan. Tapi berbeda tempat.

“Apa yang dilakukannya disini?”pikir donghae

“Hmm aku tau apa yang kau lakukan wookie, aku senang kau masih terus berjuang demi cintamu.”kata yesung

Setelah keluar dari toko perhiasan ryeowook menuju toko boneka. Sedangkan eunhyuk menuju toko tas.

“Hmm boneka tazmania atau boneka beruang ini ya?” pikir ryeowook

“Hmm lebih baik boneka beruang ini saja. Warnanya biru. Rinmi kan suka warna biru.”kata ryeowook senang.

Sementara itu eunhyuk terlihat sibuk memilih tas.

“Hmm bagusan yang mana ya?”tanyanya bingung

“Sepertinya ini lebih terlihat elegan.”lanjutnya

Setelah membayar semua eunhyuk bergegas untuk kembali ke hotel.

Donghae segera memberitau yesung kalau eunhyuk sedang dalam perjalanan pulang. yesung pun mengerti. Sebisa mungkin mereka menghindari pertemuan antara ryeowook dan eunhyuk. tapi memang sudah nasib, ryeowook bertemu dengan eunhyuk saat berada di dalam lift. Eunhyuk yang bingung melihat belanjaan ryeowook yang banyak mencoba beratanya.

“Darimana kau?”tanyanya dingin

“Dari belanja. Kau tak lihat?”jawab ryeowook tak kalah dingin (?)

“Mulai berani ya kau sekarang?”kata eunhyuk meremehkan

“Kau yang membuatku seperti ini. Kau akan lihat siapa kim ryeowook yang sebenarnya. bukan hanya dongsaeng yang bisanya hanya memasak dan menangis saja. Kau belum tau sisi lain dalam diriku.”jawab ryeowook ketus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s